banner 468x60

Unai Emery Menjadi Kepala Pelatih Arsenal

banner 160x600
banner 468x60

Kabar21News -Ketika Unai Emery bergabung ke Arsenal pada Mei 2018, ia ditunjuk sebagaipelatih kepala, bukan manajer. Ini sama seperti Maurizio Sarri di Chelsea. Untuk pria asal Italia itu menjabat sebagai pelatih kepala.

 

Peran pelatih kepala dan manajer berbeda. Tidak hanya di sepak bola Inggris, tetapi juga di belahan dunia mana pun, termasuk Indonesia.

Mauricio Pochettino pernah merasakan menjabat sebagai pelatih maupun manajer di Tottenham Hotspur.

kepala Spurs pada 2014 sebelum jabatan itu berganti menjadi manajer tim dua tahun kemudian, setelah ia memperpanjang kontrak bersama klub London Utara.

"Ini benar bahwa manajer memiliki arti yang beda dibanding pelatih kepala," ujar Pochettino kala itu, dilansir dari BBC.

Mengutip dari BBC, seorang pelatih kepala tidak andil atau memiliki peran sedikit dalam proses perekrutan dan transfer pemain.

Itulah yang dirasakan Antonio Conte kala melatih di Chelsea. Conte yang hanya didapuk sebagai pelatih kepala di Chelsea, memandang perannya dibatasi dalam urusan transfer pemain.

 

Singkatnya, pelatih kepala hanya melatih dan merancang tim dengan skuad yang tersedia.

 

Sementara seorang manajer tim andil dalam proses transfer pemain, selain juga untuk urusan taktik klub.

 

Manajer tim juga bertanggung jawab soal durasi kontrak pemain.

Sir Alex Ferguson menjabat sebagai manajer kala menangani Manchester United, juga Arsene Wenger saat masih di Arsenal.

Saat ini, jabatan manajer tim, contohnya, diemban oleh Pep Guardiola di Manchester City, Ole Gunnar Solskjaer di Manchester United, Jose Mourinho di Tottenham, hingga Frank Lampard di Chelsea.

 

 

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Unai Emery Menjadi Kepala Pelatih Arsenal"