banner 468x60

Tim Advokasi Novel Baswedan Menilai, Negara Sengaja Mendiamkan Kasus Teror Penyiraman Air Keras Tidak Terungkap

banner 160x600
banner 468x60

 

Istri Novel Baswedan Berharap Kasus Suaminya Dapat Tuntas

Kabar21News, JAKARTA  - Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), Haris Azhar menyebut laporan politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Dewi Ambarwati alias Dewi Tanjung yang dialamatkan kepada penyidik ​​senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, perlu ditanyakan tentang kepastian hukum dari pihak kepolisian.

Menurut Haris Azhar, berlarut-larutnya pengaduan kasus teror penyiraman terhadap Novel Baswedan berbuntut pada pelaporan Dewi Tanjung. Tim advokasi Novel Baswedan tersebut menyatakan negara sengaja mendiamkan kasus teror penyiraman udara tidak terungkap.

"Ini semua karena negara diam, negara tidak bekerja, negara selalu lempar janji dari satu tim ke tim yang lain, ke satu jagal deadline ke satu jagal deadline yang lain," kata Haris Azhar saat menghadiri acara 'Dedikasi Untuk Negeri' di Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Jalan Gatot Subroto, Sabtu (9/11/2019).

Hingga saat ini, perkembangan kasus teror penyiraman air keras yang menimpa Novel Baswedan dianggap Haris Azhar tidak signifikan. Hal itu, tekan Haris, jelas merugikan Novel sebagai ko‎rban penyiraman air keras.

"Sebetulnya, enggak ada yang bergerak maju dari satu kasus Novel itu sendiri, tapi dari sisi lainnya ini satu situasi yang merugikan Novel," ucapnya.

Sekadar informasi, politikus PDI Perjuangan Dewi Ambarwati alias Dewi Tanjung melaporkan Novel Baswedan ke Polda Metro Jaya pada hari Rabu, 6 November 2019. Novel Baswedan dipolisikan sebagai dituding sebagai alat analisis pasca-serangan penyiraman udara keras.

Novel dituduh melakukan rekayasa atau pembohongan publik terkait dengan penanganan pasca-disiram udara keras oleh orang tak dikenal. Tak hanya itu, Dewi juga mengalihkan janggal dari pengalihan ke peristiwa teror air keras yang menimpa Novel Baswedan.

 

 

Editor: Fito Ferdiansyah

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Tim Advokasi Novel Baswedan Menilai, Negara Sengaja Mendiamkan Kasus Teror Penyiraman Air Keras Tidak Terungkap"