banner 468x60

Beragam Kebudayaan Di Klaten Yang Masih Dilestarikan Hingga Saat Ini

banner 160x600
banner 468x60

KABAR21NEWS, KLATEN. Budaya merupakan kebiasaan masyarakat di daerah yang menjadi karakteristik daerah tersebut, sehingga daerahnya menjadi unik karena memiliki perbedaan lain dengan daerah lainnya. Oleh karena itu budaya menjadi sangat penting dalam perkebangan sosial didalam suatu daerah, sehingga budaya menjadi penting dan harus dilestarikan. Kabupaten Klaten sendiri memiliki beragam kebudayaan yang sangat kaya dan hinga saat ini masih menjadi sebuah kebiasaan atau tradisi masyarakatnya.(Sabtu 02/03/2019).

1.Tradisi Padusan
Tradisi Padusan adalah tradisi untuk menyambut Ramadhan yang dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, untuk meningkatkan promosi kepariwisataan setempat terutama Objek Mata Air Cokro (OMAC). Tradisi ini dilakukan untuk membersihkan diri dan menyambut bulan puasa pada setiap tahunnya.

2.Tradisi Syawalan di Bukit Sidhoguri
Tradisi Syawalan ini merupakan tradisi tahunan yang hingga saat ini masih dilestarikan oleh warga setempat. Pada tradisi Syawalan tersebut, ribuan warga berebut ketupat. Karena warga mempercayai bahwa mereka akan mendapat berkah dengan memperoleh ketupat atau hasil bumi tersebut.

3.Upacara Traditional Klaten
Pada setiap tahunnya Kabupaten Klaten selalu mengadakan upacara traditional yang bertujuan untuk memperingati hari besar sampai menolak bala. Berikut beberapa tradisi upacara traditional masyarakat klaten:

– Upacara Apem Awiyu
Upacara ini biasanya dilakukan setelah melaksanakan Sholat Jumat. Menurut kepercayaan orang banyak, apem yaaqowiyuu yang artinya Tuhan mohon kekuatan itu bisa untuk tumbal, tolak bala, atau syarat untuk berbagai tujuan. Bagi petani, bisa untuk tumbal sawah agar tanaman selamat dari segala bencana dan hama penyakit.

– Upacara Bersih Sendang Sinongko
Upacara ini biasanya dilaksanakan di Desa Pokak, Kec. Ceper, Kab Klaten. Upacara ini dilakukan masyarakat untuk merayakan ritual Bersih Sendang sebagai ungkapan rasa syukur atas semua rejeki yang telah dilimpahkan dengan diwujudkan dengan pesta sesaji dalam bentuk nasi tumpeng dan minuman dawet dengan memotong kambing sebagai persembahan.

–Upacara Sadranan
Upacara ini biasanya dilaksanakan di Desa Ringinputih, Kec. Karangdowo Klaten, Upacara Sadranan merupakan upacara yang dilaksanakan setahun sekali, khususnya pada saat setelah panen dengan suguhan khas berupa tari Tayub. Upacara ini dimaksudkan untuk memanjatkan puji syukur ke Hadirat Yang Maha Esa atas limpahan berkah-Nya karena mereka (masyarakat) telah dikaruniai keberhasilan dalam bentuk panen padi yang melimpah. Upacara Sadranan memiliki karakteristik yang serupa dengan upacara Bersih Desa."Ujar Samsul Arifin saat di wawancarai wartawan Kabar21news.

Editor : Indra

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Beragam Kebudayaan Di Klaten Yang Masih Dilestarikan Hingga Saat Ini"