banner 468x60

Ribka Citaning Terancam Di Polisikan

No comment 35 views
banner 160x600
banner 468x60

Kabar21News, -Anggota DPR perwakilan dari PDIP Ribka Tjiptaning berkali-kali menuai kontroversi lantaran melontarkan tuduhan yang tidak-tidak terhadap vaksin Sinovac yang kini digunakan Indonesia untuk vaksinasi Covid-19.

Terakhir, Ribka Tjiptaning menuding Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak disuntikkan vaksin Sinovac dalam vaksinasi Covid-19 perdana di Istana Negara pada Rabu 13 Januari 2021.

Ucapan Ribka Tjiptaning langsung direspon politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Muannas Alaidid. Muannas prihatin melihat sikap Ribka yang menolak vaksin Covid-19 dan menciptakan kegaduhan. Padahal, Ribka Tjiptaning satu partai dengan Presiden Jokowi yang mempromosikan vaksin Sinovac.

Muannas pun melontarkan ancaman kepada PDIP. Muannas Alaidid meminta Megawati Soekarnoputri turun tangan untuk menertibkan anggota partainya yang menolak vaksin Covid-19 dan menciptakan keraguan akan vaksin Sinovac di masyarakat.

“Ribka ini bikin gaduh dan yang menyedihkan satu partai di @PDIP_Perjuangan dengan Pak @Jokowi partai asal yang mendukungnya,” tulis Muannas yang dikutip dari cuitan akun Twitter @muannas_alaidid.

“Sebaiknya Bu Mega turun tangan, diingatkan dia ini. kalau tidak bisa, biar kita proses hukum,” ujar Muannas Alaidid dengan tegas.

Sebelumnya, Jokowi menjadi orang pertama di Indonesia yang disuntik vaksin Covid-19 buatan Sinovac pada Rabu, 13 Januari 2021.

Jokowi melakukan vaksinasi pertama kali, untuk meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa vaksin Covid-19 buatan Sinovac aman digunakan.

Vaksin Covid-19 buatan Sinovac, secara resmi akan diberikan secara gratis bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Tujuan diberikannya vaksin Covid-19 buatan Sinovac secara gratis, untuk menghentikan pandemi yang terjadi di Indonesia.

Tidak hanya Jokowi yang menjalani suntik perdana vaksin Covid-19, namun juga sejumlah tokoh, dan publik figur seperti Raffi Ahmad menjadi orang-orang pertama yang terpilih untuk mendapatkan vaksin Covid-19 buatan Sinovac tersebut.

Vaksin Covid-19 buatan Sinovac sendiri, telah mendapatkan izin penggunaan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dan sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI)

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Ribka Citaning Terancam Di Polisikan"