banner 468x60

HILANGNYA KEMANUSIAAN DI TANAH PAPUA ULAH DARI KKSB BIADAB

banner 160x600
banner 468x60

Kabar21News -Tidak puas menyiksa dan mebunuh petugas kesehatan (tim gugus tugas Covid-19) di Kabupaten Intan Jaya pada tanggal 22 Mei 2020, kini KKSB (Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata) Papua kembali menyiksa dan menghabisi 1 (satu) OAP (Orang Asli Papua) berinisial YS 40 tahun dan satu orang lainnya berinisial AS belum ditemukan keberadaannya, kejadian tersebut terjadi di Distrik Wandai Kabupaten Intan Jaya Provinsi Papua pada tanggal 29 Mei 2020.

Menurut saksi yang berinisial NW (kita sebut saja saksi) salah satu tokoh Agama di Intan Jaya menjelaskan bahwa pasca mengantar anaknya ke Enarotali menuju Kampung Mbegulo ditengah perjalanan (Kampung Megataga Distrik Wandai) rantai kendaraan ybs putus, sementara memperbaiki rantai terdengar tembakan kurang lebih sebanyak 8 kali.

Pasca bunyi tembakan dijumpai oleh saksi beberapa orang turun dari Kampung Magataga yang diduga KKSB datang menghampiri saksi dan menyampaikan "ada tikus padi satu kita bunuh dibelakang". (Ujar KKSB).

Secara spontan saksi meminta kepada KKSB untuk membawa jenazah korban yang pada saat itu diperbolehkan oleh KKSB karena mereka anggap sudah tidak berguna, namun demikian pada saat itu kondisi saksi yang sendirian dengan membawa barang serta tidak adanya ojek untuk membantu, akhirnya saksi memutuskan untuk kembali ke pulang dan menaruh barang bawaan yang dibawa oleh saksi terlebih dahulu. (Ungkap saksi)

Singkat cerita saksi tiba dirumah dengan waktu yang sudah larut malam maka saksi memutuskan untuk menjemput korban di Kampung Magataga keesok harinya.

Pada tanggal 30 Mei 2020 pukul 07.00 WIT, saksi berangkat kembali ke Kampung Megataga untuk mengambil jenazah YS, namun setelah tiba di TKP saksi mendapat larangan dari kelompok KKSB karena mayat sudah dalam keadaan terbungkus karung dan rencana akan dibuang ke sungai Kemabu, pada saat itu saksi memaksa untuk membawa jenazah tersebut ke keluarganya dengan alasan bahwa tidak bisa membuang nyawa orang mati sembarangan, setelah berlangsung negosiasi akhirnya jenazah korban diperbolehkan untuk dibawa saksi dan akhirnya korban dibawa menuju Kampung Mamba Distrik Sugapa.

Kondisi korban MD inisial YS mengalami luka tembak pada bagian kepala (telinga kiri tembus telinga kanan) dan jari-jari kaki kanan hancur karena luka tembak, dan saat ini korban sudah dimakamkan di Kampung Mamba Distrik sugapa pada tanggal 31 Mei 2020 pukul 14.00 WIT oleh pihak keluarga.

Sebagai keterangan tambahan yang didapat dari keluarga korban, bahwa pada saat itu korban sedang berjalan berdua dengan sdr. Inisial AS dari Enarotali menuju ke Sugapa, namun sampai saat ini belum diketahui keberadaan AS apakah tertangkap dan disandra oleh KKSB atau berhasil meloloskan diri.

Pewarta : Ropik

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "HILANGNYA KEMANUSIAAN DI TANAH PAPUA ULAH DARI KKSB BIADAB"