banner 468x60

Andreas Hugo Pareira : Reaksi Ketua Umum Partai Nasdem (Surya Paloh) Atas Sindiran Presiden Joko Widodo Terlalu Emosional

banner 160x600
banner 468x60

surya paloh-PKS

Surya Paloh memeluk Sohibul Iman (PKS)

Kabar21News, JAKARTA – Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Andreas Hugo Pareira mengatakan reaksi Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh atas sindiran Presiden Joko Widodo terlalu emosional. Padahal, tidak ada satu pun parpol koalisi pemerintah yang menganggap pelukan Surya Paloh ke Presiden PKS Sohibul Iman bermakna ideologis.

“Reaksi SP (Surya Paloh) terhadap sindiran Presiden (Jokowi) pun menurut saya terlalu emosional, membawa diskursus seolah persoalan pelukan ini masuk dalam wilayah ideologis partai-partai pendukung Jokowi-Ma’ruf,” ucap Andreas dalam keterangan pers, Minggu (10/11/2019).

Andreas mengungkapkan, pihak yang pertama kali mengomentari pelukan Surya Paloh dan Sohibul adalah Jokowi dalam kapasitasnya sebagai Presiden.

Jokowi, kata dia, berharap banyak kepada elite parpol pendukung usai pembentukan kabinet agar pemerintahan tetap solid. Jokowi berharap soliditas koalisi tetap terjaga kendati hubungan antarelite parpol dinamis.

“Tidak satu partai pun yang mengatakan rangkulan tersebut bermakna ideologis. Karena semua juga tahu dinamika antar elite partai saat ini lebih bersifat politik pertemanan, membangun pertemanan sebagai basis kesepahaman kerjasama politik” ucap Andreas.

“Sehingga menurut saya, tuduhan SP soal partai Pancasilais pun menjadi terlalu emosional dan sama sekali tidak bermakna ideologis.”

 

Editor : Fito Ferdiansyah

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Andreas Hugo Pareira : Reaksi Ketua Umum Partai Nasdem (Surya Paloh) Atas Sindiran Presiden Joko Widodo Terlalu Emosional"