banner 468x60

Penumpang Mobil Berwarna Putih Melempar Plastik Berwarna Putih Ke Arah Salah Satu Pendukung Capres

banner 160x600
banner 468x60

KABAR21NEWS,  Jakarta -Ledakan keras membuat panik kedua pendukung calon presiden di Parkir Timur Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (17/2/2019).

Saksi mata, Tina mengaku melihat penumpang mobil berwarna putih melempar plastik berwarna putih ke arah pendukung capres nomor urut 01.

Mulanya, mobil yang diduga membawa petasan berhenti sebelum ledakan terdengar. Penumpang mobil tersebut sempat bertanya kepada Tina 'siapa yang berada di situ?' sambil menunjuk kerumunan pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Saya jawab ini 01. Awalnya ada mobil lewat. Dari mobil dia melempar sesuatu. Terus meledak lah itu. Setelah itu saya lari. Saya tidak lihat ada korban," kata Tina kepada wartawan, Minggu (17/2/2019).

Tina awalnya mengira ledakan berasal dari ban yang meletus. Namun, dia heran ketika asap menjunjung ke atas.

"Asapnya putih. Saya tidak perhatiin baunya. Kayak bau petasan. Sekali ledakan. Saya kaget. Sampai sekarang kuping saya budek," pungkas dia.

Sebelumnya, sebuah ledakan terjadi di Parkir Timur GBK, di dekat Hotel Sultan yang merupakan lokasi debat capres putaran kedua, Minggu malam.

Parkir Timur GBK sendiri merupakan area yang disediakan KPU RI bagi relawan kedua pasangan capres-cawapres untuk menyaksikan debat bersama-sama.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono menuturkan bahwa ledakan di Parkir Timur Senayan berasal dari petasan.

"Hasil sementara yang kita temui di lokasi ini berupa ledakan petasan," kata dia di lokasi kejadian, Minggu (17/2/2019).

Ia mengatakan, polisi akan mengecek CCTV guna mengetahui siapa pelaku yang meledakkan petasan.

"Masih proses kita nanti akan melakukan penyelidikan terhadap tahapan-tahapan yang akan kita lakukan. Yang pertama nanti kita melihat dari CCTV siapa yang memang di sana," ujar dia.

Editor: Haidar

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Penumpang Mobil Berwarna Putih Melempar Plastik Berwarna Putih Ke Arah Salah Satu Pendukung Capres"