banner 468x60

Noim Meninggal, Almarhum Merasakan Sesak Nafas Saat Berangkat Menuju Acara Pernikahan Temannya

banner 160x600
banner 468x60

KABAR21NEWS, Sukoharjo -Mantan narapidana kasus teroris, Noim Baasyir bin Salim Baasyir meninggal. Noim meninggal, Sabtu, 23 Februari 2019 malam akibat sakit jantung.

Menurut Adik kandung Noim, Muhammad Fauzi mengatakan, almarhum merasakan sesak nafas saat berangkat menuju acara pernikahan temannya. Noeim kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Islam (RSUI) Kustati Solo, Jawa Tengah.

"Kakak memang memiliki riwayat penyakit asma. Saat ditangani tim dokter rumah sakit tidak sadarkan diri," ujar Fauzi dikutip dari Antara, Minggu, 24 Februari 2019.

Jenazah Noim rencananya dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Polokarto, Sukoharjo. Pemakaman dilaksanakan pagi ini.

Noim belum lama ini bebas murni dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tulungagung, Jawa Timur, Selasa, 19 Februari 2019. Noim yang merupakan adik kandung Abu Bakar Baasyir bebas dari penjara setelah menjalani hukuman selama enam tahun dipotong remisi tahanan tiga bulan.

Noim pertama kali dijebloskan ke penjara di LP Kelas IIA Pamekasan sejak 26 Mei 2014 melalui amar putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur Nomor 1356/PID.SUS/2013/PN.JKT.TIM.

Dia sempat menjalani masa kurungan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Pamekasan. Namun, dia mengamuk dan mengancam sipir LP karena permintaan bilik asmaranya tidak dituruti. Noim akhirnya dipindah ke LP Kelas IIB Tuban pada bulan Juli 2016.

Di LP Tuban, Noim hanya bertahan setahun. Pada bulan Juli 2017, Noim kembali minta dipindahkan ke LP Kelas IIB Tulungagung dengan alasan ingin menenangkan diri. Di lembaga pemasayarakat ini Noeim menghabiskan sisa hukumannya.

Editor: Tri Syamsudin 

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Noim Meninggal, Almarhum Merasakan Sesak Nafas Saat Berangkat Menuju Acara Pernikahan Temannya"