banner 468x60

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Menyatakan Teror Pembakaran Kendaraan Di Jateng Dilakukan Kelompok Kecil.

banner 160x600
banner 468x60

KABAR21NEWS,  Jakarta -Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengaku pihaknya sedang menganalisa rekaman televisi sirkuit tertutup (CCTV) pembakaran kendaraan di Semarang, Jawa Tengah (Jateng). Pelaku kasus yang menghebohkan warga Jateng ini masih diburu.

"Untuk update saat ini, dari 27 TKP (tempat kejadian perkara), baik di Semarang, Grobogan, Jateng. Timsus (tim khusus) terus bekerja keras khususnya dari Labfor (Laboratorium Forensik) Inafis (Indonesia Automated Fingerprint Identification System) yang analisa beberapa CCTV yang sudah didapat tim," kata Dedi di Gedung Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta, Selasa, 12 Februari 2019.

Menurut dia, kepolisian juga sedang mencari jejak-jejak yang ditinggalkan pelaku sesudah kejadian. Hasil penelusuran sementara, kata dia, peneror mempunyai motif dan pola yang sama. Para pelaku diduga masih satu kelompok.

"Indikasi mengarah sana. Pola dan kelompok yang sama," sebut dia.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen M Iqbal menyatakan teror pembakaran kendaraan di Jateng dilakukan kelompok kecil. Para pelaku diduga memang ingin menebar ketakutan kepada masyarakat.

"Ada beberapa petunjuk karena hampir semua korban yang memiliki kendaraan bermotor tidak memiliki masalah. Tidak ada hubungan pribadi maupun lainnya," ujar Iqbal.

Iqbal mengaku kepolisian akan terus mengejar aksi teror ini. Setidaknya, polisi sudah membentuk tim khusus yang datang dari Bareskrim Polri, Densus 88, Badan Intelijen Negara (BIN), dan Polda Jawa Tengah (Jateng).

"Kasus ini harus diungkap, kalau tidak, akan terus menimbulkan keresahan yang berdampak ke masyarakat," jelas dia.

Editor: Tri Syamsudin Nur

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Kepala Divisi Humas Mabes Polri Menyatakan Teror Pembakaran Kendaraan Di Jateng Dilakukan Kelompok Kecil."