banner 468x60

GMBI Tuntut Polda Jateng Agar Menindak Lanjuti Pengaduan Dibanjarnegara

banner 160x600
banner 468x60

KABAR21NEWS, Semarang, -Lebih dari 300 anggota Lembaga Sosial Masayarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Wilter Jateng melakukan demo di depan Polda Jawa Tengah, Rabu (23/1/2019).

Sejak pukul 07.00 pagi tadi, mereka menyampaikan aspirasi kelompok kepada Pokda Jateng agar menindak lanjuti pengaduan pihak GMBI terkait pelecehan sejumlah oknum beberapa waktu yang lalu di Banjarnegara.

Terdengar suara orasi melalui pengeras suara dari perwakilan GMBI agar pihak Polda menerima aspirasi yang disampaikan.

Menurut Dasuri selaku Divisi Keamanan GMBI Wilter Jateng, pihaknya hanya menyampaikan aspirasi kepada Polda Jateng agar menindak lanjuti pengaduan GMBI beberapa bulan yang lalu kepada Polres Banjarnegara.

"Kami sudah adukan ke Polres Banjarnegara terkait kasus pelecehan sejumlah oknum kepada pihak GMBI namun saat sampai detik ini belum ada tindak lanjut," terang Dasuri.

"Nah karena gak ada tindak lanjut, kami ajukan ke Polda Jateng supaya hukum bisa ditegakkan," sambungnya.

Menurut Dasuri, keadilan yang pihaknya tuntut adalah kasus pembakaran bendera dan spanduk milik GMBI tanpa ada sebab.

Kala itu, lanjutnya, LSM GMBI Wilter Jateng membentuk pos baru di Banjarnegara.

"Begitu terbentuk gak tau kenapa ada sepuluhan orang yang mengatasnamakan gerakan juga membakar bendera dan spanduk milik kami," terang Dasuri.

Terdengar juga dari salah satu pelaku orasi bahwa proses mediasi oleh beberapa perwakilan GMBI dengan Polda Jateng telah dilakukan.

Dari suara tersebut tersengar bahwa aspirasi GMBI sudah diterima oleh pihak Polda Jateng kemudian akan dilanjutkan gelar perkara di Banjarnegara nantinya.

Sekitar pukul 10.27, mereka yang merupakan perwakilan dari GMBI se-Jateng meneruskan kegiatannya bergerak menuju Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah di Jalan Pahlawan.

Editor: Tri Syamsudin Nur

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "GMBI Tuntut Polda Jateng Agar Menindak Lanjuti Pengaduan Dibanjarnegara"