banner 468x60

Wartawan Demo Menolak Remisi Otak Pelaku Pembunuhan Jurnalis Radar Bali AA Narendra Prabangsa

banner 160x600
banner 468x60

KABAR21NEWS,  Manokwari  -Solidaritas Jurnalis Manokwari Papua Barat lakukan terhadapaksi Demo Damai menolak Remisi otak pelaku Pembunuhan Jurnalis Radar Bali AA Narendra Prabangsa, bertempat di depan Kantor Kemenkumham Arfai Perkantoran hari ini Rabu (30/01) pukul 10.00 WIT.

Demo Damai ini merupakan bentuk Solidaritas antar Profesi, yang bertepatan dengan kehadiran MENKUMHAM Yasonna Laoly di Manokwari sejumlah Wartawan membentangkan poster dan orasi menuntut pencabutan Remisi terhadap otak pelaku Pembunuhan Jurnalis Radar Bali.

Dalam Orasinya Korlap Adlu Raharusun mendesak Menteri untuk meninjau dan mencabut Remisi terhadap terpidana seumur hidup I Nyoman menjadi penjara 20 tahun .

“Kebebasan pers adalah hal mutlak dan remisi itu justru membungkam kebebasan pers,” tegas Adlu Wartawan Cahaya Papua.

Sedangkan orator lainnya, Rasyid Fatahudin meminta Mentri untuk menjelaskan lahirnya Keppres itu. Meski wartawan tahu alasan kepres salah satunya adalah kemanusiaan.

“Kami merasa itu bentuk pembungkaman. Ingat, pilar demokrasi salah satunya Pers, Keppres tersebut setajam Sembilu. Kita bukan Manusia super, tapi Wartawan itu makhluk bernilai dan tiada berita senilai nyawa,” ujar Rasyid

Ada 4 poin dalam tuntutan tertulis Solidaritas Jurnalis Manokwari Papua Barat, 1. Menolak dengan tegas pemberian remisi kepada terpidana seumur hidup I Nyoman Susrama dalam perkara pembunuhan berencana terhadap Wartawan Radar Bali AA Narendra Prabangsa.

2. Mendesak Presiden Joko Widodo mencabut dan membatalkan Keppres nomor 29 Tahun 2018 Tentang Pemberian Remisi berupa perubahan dari penjara seumur hidup menjadi penjara sementara kepada terpidana I Nyoman Susrama.

3. Menolak dengan tegas Kriminalisasi terhadap Pers Nasional

4. Negara melalui Presiden berkewajiban menjamin dan melindungi Kemerdekaan Pers sesuai amanat UU Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers Nasional.

Terlihat dalam aksi Demo Damai mendapat pengawalan pihak kepolisian dalam hal ini Kapolres Manokwari turut serta untuk menemui para Wartawan.

Meski berakhir dengan kekecewaan karena tidak ditemui oleh Menteri Hukum dan HAM para Wartawan bersepakat memboikot pemberitaan berkaitan kegiatan Kemenkumham hari ini di Manokwari – Papua barat

Editor: Teguh

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Wartawan Demo Menolak Remisi Otak Pelaku Pembunuhan Jurnalis Radar Bali AA Narendra Prabangsa"