banner 468x60

Negara Ini Yang Jadi Pemasok Senjata KKB

banner 160x600
banner 468x60

KABAR21NEWS, Papua -Senjata yang dipakai Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nduga, Papua merupakan hasil selundupan. Hal itu disampaikan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo.

"Senjata yang untuk melakukan penyerangan, kita juga sudah berhasil mengidentifikasi, senjata-senjata itu didapat dari jalur penyeludupan secara gelap," ujarnya di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Rabu (12/12).

Senjata tersebut dibeli dari wilayah Papua Nugini dan di wilayah Fiilipina. "Khusus yang di Filipina, jalur masuknya senjata tersebut melalui jalur laut. Sedangkan yang di Papua Nugini, melalui jalur darat," jelas Dedi.

Sebagian besar merupakan senjata racikan. Sebab, di Filipina senjata tersebut buatan tangan atau handmade. "Meskipun bentuknya pabrikan tapi itu buatan tangan. Di Filipina, senjata di jual bebas karena handmade," tuturnya.

Selain hasil penyelundupan, KKB juga memiliki senjata pabrikan hasil rampasan penyerangan anggota TNI-Polri di wilayah Papua. "(Total) 25 pucuk senjata yang dimiliki KKB Senjata panjang 17 pucuk dan 8 pucuk senjata pendek," tukas Dedi.

Sementara itu, Polri berhasil mengidentifikasi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang melakukan penyerangan di Kabupaten Nduga, Papua. Mereka tergabung dalam KKB Kodap III Ndugama di bawah komando Egianus Kogoya.

Ada pula panglima berinisial PU yang ikut merestui terjadinya penyerangan di wilayah Nduga. Dedi menuturkan, mereka berkelompok melakukan penyerangan. Jumlahnya kurang lebih sekitar 50 orang.

Sejauh ini, terdeteksi beberapa anggota KKB dengan wilayah kekuasaannya. Diantaranya PL dan OW menguasai wilayah Mapenduma dan Kenyam, RL di wilayah Mbua, Habema, dan Ilkema, A di wilayah Paro dan Nduga, NT di wilayah Habema dan Ilkema.

Lalu, BT di wilayah Nduga, EK di wilayah Mugi dan Alguru, serta GT di wilayah Kali Dumit dan Kali Min.

Editor: Sutanto

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Negara Ini Yang Jadi Pemasok Senjata KKB"