banner 468x60

Mantan Komandan NII Meminta Untuk Waspada Adanya Teror Menjelang Pemilu

banner 160x600
banner 468x60

KABAR21NEWS,  Mantan komandan kelompok radikal Negara Islam Indonesia (NII), Ken Setiawan, meminta Pemerintah Indonesia dan masyarakat untuk waspada karena ada potensi terjadinya aksi teror menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 dari kelompok pro khilafah di Indonesia. "Hari ini para pendukung Khilafah sangat marah oleh beberapa sebab," kata Ken Setiawan, yang juga pendiri NII Crisis Center, dalam pernyataan pers pada Jumat (15/2)

Menurutnya, kemarahan kelompok pendukung khilafah yang pertama karena batalnya pembebasan Abu Bakar Ba'asyir. Kedua, Calon Presiden (Capres) yang mereka harapkan dari hasil "ijtima ulama" akan memperjuangkan khilafah Islam dan menolak PKI, tapi justru berbanding terbalik dan malah menerima dukungan PKI. Ketiga, lanjutnya, Partai Bulan Bintang (PBB) sebagai satu-satunya partai muara mereka yang dianggap pro khilafah, kini pun sudah mendukung ke partai petahana, yang sebelumnya dianggap mereka mendukung penista agama dalam kasus Basuki Tjahaya Purnama (Ahok).  "Jadi menurut mereka, kini tidak ada pilihan untuk memuluskan tujuan mereka dalam syiar khilafah dalam menuju parlemen," sambungnya.

Ken menilai, beberapa teror belakangan muncul seperti pembakaran kendaraan di Provinsi Jawa Tengah bukanlah kebetulan, namun sudah direncanakan. Menurut dia, tujuannya jelas bahwa kelompok khilafah ingin jelang Pilpres suasana tidak kondusif, dan ini bisa jadi amunisi untuk memojokkan aparat keamanan dan pemerintah yang diangap gagal dalam memberikan rasa aman di masyarakat.

Kekecewaan pendukung Khilafah, lanjut Ken, bisa menimbulkan rasa pesimis dan putus asa di kalangan kelompok itu yang di Indonesia diakuinya cukup banyak. Mereka merupaka eksnapi teroris, deportan Suriah dan kelompok radikal yang kini pimpinan mereka ditangkap dan ditahan. "Ketika punya komandan, mereka akan mudah dikontrol dan dimonitor. Tapi bila tanpa komandan, maka ini yang berbahaya karena mereka punya keterampilan membuat bom. Jadi bisa saja mereka melakukan aksi kapan dan di manapun mereka mau," imbuhnya.

Editor: Haidar

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Mantan Komandan NII Meminta Untuk Waspada Adanya Teror Menjelang Pemilu"