banner 468x60

Lima Anggota Polres Kendari Menjalani Sidang Disiplin Oleh Divisi Propam Mabes Polri

banner 160x600
banner 468x60

 

(Foto: Asdar Zuula/Okezone)

Kabar21News, KENDARI - Lima anggota Polres Kendari menjalani sidang disiplin oleh Divisi Propam Mabes Polri, di ruang sidang Dit Propam Polda Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (17 Oktober 2019).

Kelima anggota Polres Kendari itu berinisial GM, MI, MA, H dan E. Mereka disidang terkait pengamanan demonstrasi berujung rusuh di DPRD Sultra, 26 September 2019, yang menewaskan dua Mahasiswa Universitas Halu Oloe.

Hasil pemeriksaan, kelima anggota Polres Kendari itu membawa senjata api saat mengamankan unjuk rasa di DPRD Sultra, padahal sudah dilarang. Diketahui, kelimanya ternyata tidak mengikuti apel arahan dari Kapolres Kendari.

"Ada berapa sanksi yang bisa dijatuhkan kepada mereka. Bisa teguran tertulis, ditunda kenaikan pangkat, ditunda gaji berkala, sampai dengan penahanan 12 hari," jelas Karo Provos Div Propam Mabes Polri, Brigjend Hendro Pendowo, di Mapolda Sultra.

Menurut Hendro, kelima anggota Polres Kendari akan diberi sanksi seadil-adilnya sesuai pelanggaran yang mereka lakukan.

Aksi unjuk rasa ribuan massa gabungan dari sejumlah perguruan tinggi serta pelajar di Kota Kendari pada Kamis, 26 September menyebabkan dua mahasiswa tewas.

Peserta unjuk rasa Randi (21), mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Halu Oleo (UHO) dinyatakan meninggal dunia akibat luka tembak di dada sebelah kanan.

 

 

Editor : Fito Ferdiansyah

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Lima Anggota Polres Kendari Menjalani Sidang Disiplin Oleh Divisi Propam Mabes Polri"