banner 468x60

KPK Akan Melaksanakan Pemeriksaan Terhadap Komisaris Utama PT Nindya Karya

banner 160x600
banner 468x60

 

KPK

Kabar21News, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap Komisaris Utama PT Nindya Karya, Sri Hartoyo terkait kasus dugaan suap proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) milik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, mantan Direktur Jenderal Cipa Karya itu akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Komisaris PT Minarta Dutahutama, Leonardo Jusminarta Prasetyo.

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka LJP (Leonardo Jusminarta Prasetyo),” kata Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis (10/10/2019).

Selain Sri Hartarto, kata Febri, KPK juga memanggil Direktur Keuangan PT Menara Dutahutama, Nimas Kartika Dewi, Staf Keuangan PT Menara Dutahutama, Christin Natalia Zai, Staf PT Menara Dutahutama, Sayekti Wibowo, Pejabat Penandatangan SPM Satker Pengembangan SPAM Strategis Kementerian PUPR, Wiwik Dwi Mulyani, dan Sekretaris PT Sinar Hutama Valasindo, Milea.

"Keterangan para saksi dibutuhkan untuk melengkapi berkas penyidikan LJP," ujarnya.

KPK telah menetapkan dua orang sebagai tersangka yakni Rizal Djalil dan Komisaris PT Minarta Dutahutama Leonardo Jusminarta Prasetyo. KPK menduga Rizal menerima suap sebesar SGD100 ribu dari Leonardo. Suap itu diduga agar perusahaan Leonardo dibantu Rizal mendapatkan proyek SPAM Jaringan Distribusi Utama (JDU) Hongaria dengan anggaran Rp79,27 miliar.

Rizal selaku Anggota IV BPK sebelumnya pernah menandatangani pemeriksaan dengan tujuan tertentu pada Direktorat SPAM Kementerian PUPR. Kasus ini merupakan pengembangan dari perkara yang menjerat 4 pejabat Kementerian PUPR.

 

Editor : Fito Ferdiansyah

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "KPK Akan Melaksanakan Pemeriksaan Terhadap Komisaris Utama PT Nindya Karya"