banner 468x60

Jokowi Menegaskan, Kerusuhan Di Wamena Berawal Dari Adanya Berita Hoaks

banner 160x600
banner 468x60

 

kerusuhan di papua

Kabar21News, JAKARTA -  Joko Widodo (Jokowi) telah mengadakan rapat koordinasi bersama dengan Menko Polhukam Wiranto, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jendral Tito Karnavian, dan Kepala BIN Budi Gunawan guna membahas kerusuhan yang ada di Wamena, Papua.

Jokowi menegaskan, kerusuhan di Wamena berawal dari adanya berita hoaks soal guru yang melakukan rasisme kepada warga Papua.

Ia pun meminta warga Papua untuk selalu mengkroscek kebenaran berita tersebut. Dengan begitu, tidak ada lagi kerusuhan yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan politik yang ada di Bumi Cendrawasih.

"Isu anarkis ini dimulai dan berkembang karena adanya berita hoaks. Oleh sebab itu saya meminta agar masyarakat setiap mendengar, setiap melihat di medsos dikroscek dulu. Dicek terlebih dahulu jangan langsung dipercaya karena itu akan menganggu stabilitas keamanan dan politik di setiap wilayah," ujar Jokowi di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (23/9/2019).

 

Kepala Negara mengimbau agar masyarakat Wamena tidak merusak fasilitas umum saat melakukan aksi unjuk rasa tersebut. Menurut dia, setiap warga negara harus menjaga fasilitas umum dan menghindari anarkisme saat menyampaikan aspirasinya.

"Dan sekali lagi jangan sampai fasilitas umum itu dirusak. Karena itu adalah milik kita semua. Jangan sampai ada kerusakan-kerusakan yang diakibatkan dari anarkisme," tandasnya.

 

Editor : Fito Ferdiansyah

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Jokowi Menegaskan, Kerusuhan Di Wamena Berawal Dari Adanya Berita Hoaks"