banner 468x60

Ikuti Unilever Dukung LGBT, Instagram Berani Tunjukkan Fitur Pride dan Hastag Pelangi

banner 160x600
banner 468x60

Kabar21News -Semakin terang terangan, aplikasi berbagi foto, Instagram makin menunjukkan dukungan kuatnya untuk kaum LGBT, tepat setelah Unilever menyatakan dukungan pada komunitas itu dalam instagram resminya.

Meskipun bila merunut ke belakang, Instagram memang sudah mendukung kaum LGBT dari lama, tetapi masih belum banyak yang mengetahui. Terbukti, adanya hastag berwarna pelangi '#LGBT' yang muncul saat hari Pride Day atau pawai kebebasan.

Hingga kini, dukungan terhadap LGBT itu makin menguat dengan menambahkan fitur 'pride' dalam sisi awal story Instagram, sekaligus juga terlihat dalam bentuk sticker dalam story.

Melansir dari Economic Times, para pengguna di instagram diminta memahami komunitas LGBT yang terdampak Covid-19 juga, sehingga mereka akan menghadapi beberapa tantangan terkait kesehatan mental dan kesejahteraan emosional mereka.

Dijelaskan Tara Bedi sebagai Manajer Kebijakan Publik dan Penjangkauan Komunitas Instagram, ia menginginkan aplikasi menjadi ruang aman bagi komunitas untuk mengekspresikan diri.

“Terutama selama Covid-19, kami ingin membantu komunitas merayakan secara virtual, mencari dukungan online, dan tetap terhubung dengan orang yang mereka cintai,” jelas Bedi.

Dengan demikian, Instagram pun bekerja sama dengan Queer Muslim Project, sebuah seni visual dan dongeng untuk mempromosikan representasi komunitas, positif, dan interseksional yang positif terhadap jenis kelamin, termasuk meluncurkan panduan kesejahteraan bagi komunitas LGBT.

Sementara itu, dukungan terhadap LGBT seolah deras mengalir dari sejumlah perusahaan internasional, seperti Apple, Google, Facebook, Youtube, dan Unilever. Ini juga menunjukkan bahwa beberapa negara barat sudah menganggap LGBT sebagai hal yang biasa dalam kehidupan sehari-hari

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Ikuti Unilever Dukung LGBT, Instagram Berani Tunjukkan Fitur Pride dan Hastag Pelangi"