banner 468x60

Gunung Merapi Memuntahkan Wedus Gembel Hingga 7 Kali Berturut Turut

banner 160x600
banner 468x60

KABAR21NEWS,  -Gunung Merapi di Sleman, Yogyakarta, kembali meluncurkan guguran awan panas Sabtu (2/3) pagi. Guguran tersebut terjadi hingga tujuh kali selama berturut-turut mulai pukul 4.51 WIB hingga 5.40 WIB.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan awan panas tersebut memiliki jarak luncur hingga 2 kilometer. Hal itu ia sampaikan lewat cuitan di akun Twitter miliknya.

Meski demikian, warga belum perlu mengungsi karena status Gunung Merapi masih berada di level 2 Waspada. Ia mengimbau warga untuk berada di jarak aman dalam radius 3 kilometer.

"Telah terjadi 7 kali awan panas guguran di Gunung Merapi pada 2/3/2019 pukul 4:51, 4:54, 5:03, 5:07, 5:10, 5.33, dan 5.40 WIB dengan jarak luncur maksimum 2 km," cuit Sutopo di akun Twitter miliknya pada Sabtu (2/3). "Status Waspada (level 2). Daerah berbahaya di dalam radius 3 km dari puncak. Di luar itu aman. Belum perlu mengungsi."

Sutopo Purwo Nugroho
Telah terjadi 7 kali awanpanas guguran di Gunung Merapi pada 2/3/2019 pukul 4:51, 4:54, 5:03, 5:07, 5:10, 5.33, dan 5.40 WIB dengan jarak luncur maksimum 2 km. Status Waspada (level 2). Daerah berbahaya di dalam radius 3 km dari puncak. Di luar itu aman. Belum perlu mengungsi.

Hujan abu vulkanik sempat mengguyur sejumlah wilayah di lereng gunung. Kasi Pemerintahan Desa Glagaharjo Kecamatan Cangkringan, Heri Prasetyo, mengatakan bahwa hujan abu tipis sempat terjadi di Dusun Kalitengah. Namun kini masyarakat sudah bisa beraktivitas secara normal.

"Di Dusun Kalitengah hujan abu tipis, tapi landai," kata Heri dilansir dari Detik pada Sabtu (2/3). "Aktivitas masyarakat seperti biasa, landai. Warga tidak ada yang mengungsi."

Adapun Dusun Kalitengah merupakan wilayah pemukiman penduduk yang berjarak sekitar empat kilometer dari puncak Merapi. Saat ini, hujan abu sudah mulai reda. "Sekarang hujan abu sudah reda, ini tinggal gerimis hujan," jelas Heri

Editor: Indra

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Gunung Merapi Memuntahkan Wedus Gembel Hingga 7 Kali Berturut Turut"