banner 468x60

Grup 2 Kopassus Adakan Komunikasi Sosial Dengan Ormas Binaan

banner 160x600
banner 468x60

(Wadan Grup 2 Kopassus Letkol Inf Edwin Apria Candra Bersama Ormas Pemuda Merah Putih dan Ormas Solo Spirit)

Kabar21News, Sukoharjo -Grup 2 Kopassus adakan silaturahmi dengan ormas di Gedung serbaguna grup 2 kopassus, Sabtu (29/06/2016)

Dihadiri Ormas Binaan Kopassus antara lain Pemuda Pancasila, Pemuda Merah Putih, PSHT, SAR UNS, AKABM, Onsight Foundation, KRI, Pejuang Kartosuro, MTA, Solo Spirit, IDCC, SAR KREST, OPRB dan BASARNAS.

Kegiatan wawasan kebangsaan Komunikasi sosial untuk menjaga kondusifitas wilayah Solo Raya dengan mengangkat tema.

Melalui silaturahmi dengan komponen masyarakat, kita tingkatkan rasa cinta tanah air, wawasan kebangsaan dan kesadaran berbangsa dan bernegara dalam rangka membantu kesulitan rakyat serta menjaga dan mempertahankan kedaulatan NKRI.

Pesan dari Komandan Grup 2 kopassus yang diwakili oleh wadangrup 2 Letkol Inf Edwin Apria Candra, S.E menegaskan "Solo merupakan barometer, jd apabila terjadi apa apa di Solo maka akan mempengaruhi situasi nasional mari kita sama sama menjaga kondusifitas, jika solo tidak kondusif maka kita sendiri yang akan rugi karena solo maju karena Pariwisata" Ucapnya.

"Dengan Tehnologi revolusi 4.0 semakin cepatnya informasi maka kita jangan buru buru meng-share tapi saring dulu jangan jadi orang yang dianggap paling cepat mengshare berita, karena begitu anda sebarkan maka akan cepat tersebar, apabila informasi tersebut merupakan hoax maka anda akan terjerat Undang undang ITE" Tegasnya.

"Dengan kegiatan ini maka kita ciptakan hubungan emosional maka kita catat nomor HP peserta yang hadir kita manfaatkan komunikasi untuk menjaga silaturahmi menjalin relationship dan mari kita jaga kondusifitas wilayah Solo Raya" Tutup Edwin.

(Kapten Inf Afdal Eko Putra)

Pemaparan Wawasan kebangsaan dilanjutkan Kapten Inf Afdal Eko Putra, S.IP menjelaskan bahwa NKRI merupakan Harga mati yang harus kita jaga, Bukan hanya tugas TNI melainkan seluruh komponen masyarkat berhak membela Bangsa Indonesia.

"Perang Saat ini bukan lagi perang konvensonal tetapi kita memasuki era proxy War dimana negara lain menggunakan orang ketiga yang berasal dari bangsa kita sendiri dengan tujuan menguasai Sumber Daya Alam yang kita miliki" Pungkasnya.

Sehingga perlu kita memupuk wawasan kebangsaan untuk mempertahankan kedaulatan NKRI beserta sumber daya alam yang kita miliki, dan kita sebagai organisasi masyarakat yang berada pada komponen cadangan siap membantu komponen utama bangsa untuk SIAP BELA BANGSA "Ujarnya. (Deni Pratama)

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Grup 2 Kopassus Adakan Komunikasi Sosial Dengan Ormas Binaan"