banner 468x60

Gaharu Lumajang Community Unit Dompu Bekerjasama Dengan LHK Memanfaatkan Lahan Konflik

banner 160x600
banner 468x60

(GLC) Unit Dompu Pak Bimo Di Ruang Dinas LHK)

KABAR21NEWS,- Pohon Gaharu merupakan tanaman yang mempunyai nilai ekonomi yang sangat tinggi, sehingga sangat tepat apabila dikembangkan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat Indonesia Hampir semua bagian pohon gaharu ini dapat dimanfaatkan untuk bahan baku produk, praktis tidak ada bagian yang terbuang.

Kayu gaharu yang terinfeksi atau disebut gubal mempunyai nilai jual yang sangat tinggi, sementara gubal gaharu kualitas rendah dapat disuling untuk produksi minyak dengan harga yang sangat menjanjikan. Daun gaharu dapat dimanfaatkan untuk pembuatan teh gaharu.

Turunan produk gaharu pun semakin hari semakin meningkat variasinya, menempatkan pohon gaharu sebagai pohon industri. Manfaat gaharu diantaranya adalah pewangi rungan, bahan baku industri parfum ekslusif, bahan baku industri kosmetika, bahan baku untuk bahan obat (kanker, asmatik, perangsang, dll), bahan HIO (untuk ritual agama hindu, budha dan Kong Hu Chu), bahan Kohdoh (jepang), serta daunnya dimanfaatkan untuk teh hijau (agarwood tea).

Harga gubal gaharu bervariasi tergantung grade(kualitas), harga gubal gaharu grade super di pasar lokal mencapai Rp 25 jt/kg, sedangkan harga terendah Rp 50 ribu/kg untuk kayu gaharu yang tidak mengandung resin sama sekali.

Salah  satu yang aktif dalam pembudidayaan Gaharu yan tergabung dalam Gaharu Lumajang community (GLC) Unit Dompu Bapak Bimo yang saat ini sedang melakukan kerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup Dan Kehutanan untuk memanfaatkan lahan/wilayah konflik yang luasnya kurang lebih 300 Hektar dan saat ini masih di isi Sonokeling, yang sudah pernah dijarah.

Menurut penuturan pak Bimo “ini masih proses pemetaan kawasan, kebetulan yang saya pakai adalah daerah konflik, luas totalnya 300 Ha, isinya sonokeling, yang sudah pernah dijarah seluas 10 Ha, nah untuk sementara saya diberi kuasa mengelola area yang rusak itu dulu, setelah selesai dijanjikan perluasan, mungkin sampai 50Ha atau 300 Ha, atasnama Unit GLC”  Pungkasnya.

Unit GLC Kerjasama Dengan LHK Dompu “Untuk uji coba sudah 1 tahun dengan luas 2 Ha yang sudah ditanam gaharu,Setelah program di kabupaten Dompu selesai, akan kami lanjut ke 7 kabupaten yang lain atas ijin dan program dinas LHK, saya belum tau bentuk programnya seperti apa, kalo di Dompu bentuknya kerjasama bagi hasil” Menurutnya.

Kerjasama antara LHK dan Petani Gaharu perlu disemua wilayah Indonesia karena Gaharu Prospeknya sangat besar dan pasar internasional membutuhkan Gaharu Grade Terbaik dari indonesia sehingga perlu pendampingan Ahlinya untuk bisa menghasilkan Gubal Grade terbaik.

Editor: Deni Pratama

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Gaharu Lumajang Community Unit Dompu Bekerjasama Dengan LHK Memanfaatkan Lahan Konflik"