banner 468x60

Begal Motor Tewas Dihakimi Massa

No comment 601 views
banner 160x600
banner 468x60

KABAR21NEWS, Rejoso – Ini pelajaran bagi pelaku begal. Ketika anda tertangkap, siap-siap saja dihakimi massa. Jika beruntung, anda masih hidup. Namun, bukan tidak mungkin anda mengalami nasib seperti M. Andik, 34. Pelaku begal Dusun Menangas Kulon, Desa Kebonrejo, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan itu tewas dimassa karena tertangkap usai membegal korban.

Informasi yang dihimpun,  aksi pembegalan itu terjadi sekitar pukul 12.00, Sabtu (24/11). Pelaku mengincar motor milik Sri Kuswandari, 50, warga Desa Karanganyar, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Siang itu, korban hendak pulang ke rumahnya usai mengajar SMPN 2 Kota Pasuruan dengan mengendarai Honda Beat N 4908 TAC warna hijau putih.

Setibanya di jalan raya Desa Manikrejo, tiba tiba ia dibuntuti oleh dua pelaku yang berboncengan. Salah seorang pelaku meminta korban turun dari motornya, namun korban menolak. Pelaku lantas mengeluarkan celurit dari balik punggungnya. Pelaku mengancam korban dengan menodongkan celurit ke kepala korban.

Karena ketakutan, korban pun menyerahkan motornya. Setelah motor berpindah tangan, pelaku kabur. Saat itulah, korban berteriak minta tolong. Warga pun lantas berdatangan dan mencoba menghadang pelaku yang hendak membawa motor korban. Pelaku berusaha melarikan diri ke tengah sawah.

Warga yang geram, mencoba mencari pelaku. Hingga akhirnya, warga berhasil menemukan salah satu pelaku yang bernama Andik. Saat itu, ia sedang bersembunyi di tengah area sawah. Tak ayal, warga yang sudah naik pitam dan kesal atas perbuatannya langsung memukul pelaku secara beramai-ramai. Ia pun merenggang nyawa di lokasi.

Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota AKP Slamet Santoso membenarkan adanya aksi pembegalan di Desa Manikrejo, Kecamatan Rejoso. Salah seorang pelakunya, M. Andik harus tewas di lokasi usai jadi sasaran sansak hidup oleh warga yang kalap. Jenazahnya langsung dibawa ke ruang pemulasaran RSUD dr. Soedarsono Kota Pasuruan.

“Kami sangat menyayangkan aksi main hakim sendiri oleh warga. Saya paham jika mereka emosi namun hal tersebut tetap tidak dibenarkan. Saya meghimbau agar jika pelaku tertangkap segera diserahkan pada polisi agar bisa kami tindaklanjuti,” ungkap mantan Kapolsek Purwodadi ini.

Editor: Roni Kristiawan

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Begal Motor Tewas Dihakimi Massa"