banner 468x60

Anies meminta seluruh masyarakat untuk menghargai dan menghormati pelayanan yang diberikan oleh tenaga medis

banner 160x600
banner 468x60

Kabar21News, -Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan ada tim medis di Jakaarta yang sudah tertular virus corona (COVID-19).

Namun, Anies tak merinci detail jumlah dan di mana para dokter dan perawat itu praktik.

"Perawat, dokter, bekerja nonstop dan sudah ada sebagian dari mereka tertular COVID-19. Mereka paling berisiko menjalani tugas untuk pembatasan penyebaran COVID-19," ujar Anies saat konferensi pers di Balai Kota, Minggu (14/3).

Untuk itu, Anies meminta seluruh masyarakat untuk menghargai dan menghormati pelayanan yang diberikan oleh tenaga medis. Sebab, dokter dan perawat adalah orang-oranag yang berada di garda terdepan.

"Saya minta kepada masyarat yang dapat pelayanan untuk menghargai, menghormati, semua memerlukan pelayanan cepat, tapi di banyak tempat, karena yang datang jumlahnya banyak, saya minta sabar dan hormati nasihat langkah oleh dokter dan perawat," tuturnya.

Anies lalu menjabarkan data dokter dan perawat yang ada di Jakarta. Saat ini, ada 3.35o dokter dan 7.300 perawat, serta 1.338 klinik. Anies mengingatkan seluruh tenaga medis kini memiliki beban pekerjaan yang tidak kecil.

"Kami, Pemprov DKI, menyampaikan penghargaan tertinggi," ungkapnya.

Anies memutuskan untuk menutup kegiatan belajar mengajar sementara di sekolah, termasuk menutup seluruh tempat hiburan di Jakarta. Keputusan ini menyusul pengumuman 69 orang di Indonesia yang positif corona, 4 meninggal, dan 5 berhasil sembuh.

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Anies meminta seluruh masyarakat untuk menghargai dan menghormati pelayanan yang diberikan oleh tenaga medis"