banner 468x60

Ancaman Yang Akan Dimunculkan UU Omnibus Law Jauh Lebih Besar Dibandingkan Dengan Dampak Terinfeksi Virus Corona

banner 160x600
banner 468x60

Kabar21News, -Ancaman virus corona tidak mengurungkan niat para buruh, termasuk juga mahasiswa dan beberapa kelompok masyarakat, melakukan demonstrasi menuntut pembatalan Undang-Undang Omnibus Law, Mereka memandang ancaman yang akan dimunculkan UU Omnibus Law jauh lebih besar dibandingkan dengan dampak terinfeksi virus corona.

 
"Virus corona berdampak pada beberapa orang hingga satu generasi, tapi UU Omnibus Law akan berdampak pada tujuh generasi dan menciptakan generasi pekerja kontrak yang bisa diberhentikan kapan saja, tanpa ada keamanan dan jaminan pekerjaan," kata Solihin, buruh di Jakarta kepada wartawan BBC News Indonesia Raja Eben Lumbanrau, Kamis (08/10).
 
Dari banyak pasal yang dinilai bermasalah, terdapat tiga di antaranya yang mengancam kehidupan para pekerja jika aturan itu diberlakukan.
 
Pertama adalah tidak adanya batas waktu dan jenis pekerjaan dalam sistem kontrak yang menyebabkan para pekerja dapat dikontrak seumur hidup tanpa ada kewajiban mengangkat sebagai pegawai tetap.
 
(Demo Tolak UU Omni Buslaw)
Kedua, status kontrak itu akan berimplikasi pada hilangnya jaminan sosial dan kesejahteraan, seperti tunjangan hari raya, pensiun dan kesehatan. Demo tolak UU Omnibus Law terus bergulir, pengunjukrasa 'bakar halte Trans Jakarta' di dekat Bundaran HI Jakarta
RUU Omnibus Law Cipta Kerja: Mengapa pekerja kantoran 'masa bodoh'?
Hal-hal yang perlu Anda ketahui mengenai 'Omnibus Law'
Ketiga, dihapusnya upah minimum sektoral (provinsi dan kabupaten), dan adanya persyaratan dalam penerapan upah minimum kabupaten/kota, serta diwajibkannya penerapan upah minimum provinsi (UMP) yang nilainya jauh lebih rendah.
 
Pemerintah mengatakan menyayangkan aksi demonstrasi yang terjadi karena berpotensi memunculkan klaster virus corona yang baru dan meminta seluruh pihak untuk menahan diri.
 
"Kami menekankan perlunya semua pihak mempelajari dan membaca isi UU Omnibus Law. Semangat UU ini adalah untuk keseimbangan penciptaan lapangan kerja dan perlindungan hak pekerja," kata Juru Bicara Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Jodi Mahardi.

 

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Ancaman Yang Akan Dimunculkan UU Omnibus Law Jauh Lebih Besar Dibandingkan Dengan Dampak Terinfeksi Virus Corona"