banner 468x60

Tabloid Barokah Di Banyumas Menyasar Dimasjid

banner 160x600
banner 468x60

KABAR21NEWS, Banyumas, -Peredaran Tabloid Indonesia Barokah di masjid dan mushala di wilayah Kabupaten Banyumas semakin masif. Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Banyumas, Yon Daryono mengatakan, pada hari keempat pendataan telah diketahui bahwa tabloid ini tersebar di seluruh wilayah Kecamatan di Kabupaten Banyumas.

Yon menjelaskan, yang menjadi perhatian Bawaslu adalah potensi pelanggaran tempat ibadah digunakan sebagai aktivitas politik. Itu termasuk sebagai jalur distribusi tabloid yang diduga merupakan media kampanye.

Peredaran media kampanye di masjid, menurut Yon, tidak bijak dan elok. Sebab, tempat ibadah mesti steril dari kegiatan dan kepentingan-kepentingan politik.

“Ya, kalau Bawaslu dalam konteks lokasi ya. Pertama, lokasi masjid dan mushala itu kan ruang-ruang yang harusnya bebas dari kepentingan-kepentingan politik,” katanya, Jumat (25/1).

Yon mengemukakan, saat ini Bawaslu Banyumas sudah melaporkan dan berkoordinasi dengan kepolisian Resor Banyumas untuk menindaklanjuti temuan dan laporan masyarakat ini.

“Sehingga Bawaslu melakukan proses pendataan, kemudian melaporkan dan berkoordinasi dengan kepolisian,” tandasnya.

Dia juga menyatakan, Bawaslu Banyumas tak hendak menyimpulkan apa isi konten dalam tabloid ini. Sebab, urusan konten dan potensi pelanggaran medianya adalah ranah Dewan Pers.

“Soal kajian konten, dari Bawaslu kabupaten/kota di Jawa Tengah juga diinformasikan untuk tidak masuk ke sana, karena itu ranah dewan pers,” jelas dia.

Hanya saja, kata Yon, salah satu anggota Dewan Pers telah menyatakan bahwa tabloid ini diduga tak taat kepada Undang-undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers, di mana di salah satu pasalnya menyebut bahwa lembaga pers harus mencantumkan alamat dan penanggung jawab yang jelas.

Dewan Pers dan kepolisian telah menyatakan bahwa alamat yang digunakan sebagai kantor media Indonesia Barokah tersebut palsu.

Lebih lanjut Yon Daryono mengemukakan, pada hari pertama pendataan usai laporan masyarakat, ditemukan bahwa tabloid ini beredar di sejumlah masjid wilayah timur Kabupaten Banyumas.

Kemudian, pada hari kedua dan ketiga, peredaran meluas mulai Banyumas timur dan Purwokerto, seperti Kemranjen, Baturraden, Kedungbanteng, Purwokerto Barat, Purwokerto Timur dan Kecamatan Sokaraja.

“Pada hari keempat, tabloid ini sudah menyebar ke seluruh kecamatan di Kabupaten Banyumas,” ujarnya.

Hasil klarifikasi sementara, pengurus atau takmir masjid dan mushala tidak pernah memesan atau mengetahui siapa yang mengirim tabloid yang rata-rata terbungkus karton warna coklat ini.

Di dalam karton tertulis alamat lengkap masjid dan mushala. Namun, alamat pengirim tidak jelas.

Editor: Tri Syamsudin Nur

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Tabloid Barokah Di Banyumas Menyasar Dimasjid"