banner 468x60

Rencana Pelantikan Letjen TNI Doni Monardo Sebagai Kepala BNPB Dibatalkan

banner 160x600
banner 468x60

KABAR21NEWS, Jakarta -Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief, mengaku menyayangkan pembatalan pelantikan tersebut. Karena itu, ia menganggap pembatalan tersebut merupakan salah satu cara mempermalukan jenderal bintang 3 tersebut. Padahal banyak prestasi yang dilakukan sebelum mendapatkan bintang 3 itu. "Untuk jenderal bintang 3 aktif untuk mencapainya itu tidak mudah. Banyak prestasi yang dicapai. Tidak boleh dipermalukan. Undangan sudah menyebar, tapi tiba-tiba dibatalkan. Itu kan namanya dipermalukan. Malu dengan keluarga, malu dengan kesatuan, malu dengan khalayak," ujarnya di Jakarta, Rabu (2/1/2019). Andi menegaskan, Doni merupakan prajurit TNI yang sangat berprestasi. Ia mengaku tak bisa membayangkan bagaimana perasaan Doni saat tahu pelantikannya sebagai Kepala BNPB baru menggantikan Willem Rampangilei, yang telah menjabat Kepala BNPB sejak 2015 ditunda. "Bayangkan ratusan, bahkan ribuan mungkin, yang sudah ucapkan selamat, bagaimana perasaan tiba-tiba batal," katanya.

Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana Alam era presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu lantas mengungkit prestasi Letjen Doni Monardo. "Yang saya dengar, selain operasi pembebasan kapal sunan kudus (Sinar Kudus), dia berhasil dalam operasi militer di Aceh, Timor Timur. Dia terkenal dengan tidak melanggar HAM," jelasnya.

Sebelumnya, informasi soal pelantikan Kepala BNPB yang baru itu beredar melalui undangan yang tersebar di WhatsApp. Hal itu dibenarkan Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho.

Editor: Arjunaidi

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Rencana Pelantikan Letjen TNI Doni Monardo Sebagai Kepala BNPB Dibatalkan"