banner 468x60

2 buah Jaladwara Ditemukan Di Sleman Peninggalan Abad ke 7 – 8

banner 160x600
banner 468x60

KABAR2WNEWS,  Sleman -Penemuan benda purbakala terjadi di Dusun Salam, Desa Wukirsari, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ). Adalah 2 buah Jaladwara. Benda yang diperkirakan dibuat abad 7-8 itu telah diamankan petugas Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) DIJ.

"Dua Jaladwara yang kami amankan. Itu Jaladwara, perkiraan usianya se-zaman dengan candi-candi lain di wilayah Sleman. Yaitu antara abad 7-8," kata Kepala Unit Penyelamatan, Pengembangan, dan Pemanfaatan BPCB DIJ Muhammad Taufik saat dihubungi Selasa (26/3).

Jaladwara merupakan bagian pancuran air. Biasanya terletak di sudut-sudut candi yang berhubungan langsung dengan lantai. "Untuk mengalirkan air di dalam candi atau bisa juga bagian petirtaan (pemandian zaman dulu)," terang Taufik.

Selain 2 Jaladwara, juga ada sebuah lumpang batu di lokasi temuan. Namun benda tersebut tak dibawa ke Kantor BPCB DIJ karena tidak ada hubungannya dengan Jaladwara. "Yang lumpang batu, tidak kami bawa," sambung Taufik.

Sukadi, 48, warga RT 2/33, Dusun Salam, Desa Wukirsari, Kecamatan Cangkringan mengatakan, sebenarnya 2 jaladwara itu sudah lama ada di pekarangan rumahnya. "Itu sudah ada sejak saya masih kecil," ungkapnya.

Jaladwara berada di belakang rumahnya. Di dekatnya memang ada sebuah sumber mata air dan aliran Kali Opak. "Sumber airnya masih ada sampai sekarang. Tapi namanya apa, saya tidak tahu," ucapnya.

Letak rumah Sukadi memang masih berada di kawasan lereng Gunung Merapi. Jarak dari puncak gunung sekitar 12-13 kilometer. "Memang jaraknya jauh. Tapi banjir lahar dingin pada 2010 lalu sampai sini," imbuh Sukadi.

Editor: Eri

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "2 buah Jaladwara Ditemukan Di Sleman Peninggalan Abad ke 7 – 8"