banner 468x60

Rusli Secara Khusus Diterbangkan Oleh Sebuah LSM Malaysia Ke Kuala Lumpur

banner 160x600
banner 468x60

KABAR21NEWS,  -Rusli Muhsin (42) nelayan asal Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, menjadi sorotan dunia khususnya publik Malaysia baru-baru ini

Pemberitaan Rusli muncul di sejumlah media Malaysia dan luar negeri, terkait jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH370 pada 8 Maret 2014 lalu.

Rusli menjadi sorotan karena pengakuannya tentang insiden pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hampir 5 tahun belum mendapatkan titik terang.

Rusli bahkan secara khusus diterbangkan oleh sebuah LSM Malaysia ke Kuala Lumpur, Malaysia, untuk memberikan kesaksiannya terhadap insiden kecelakaan pesawat Malaysia Airlines MH370

Nelayan berusia 42 tahun tersebut mengaku melihat pesawat Malaysia Airlines MH370 jatuh ke laut di Selat Malaka, sisi timur dari Kota Langsa, Aceh.

Dilansir dari portal berita Malaysia, HMetro, Rusli mengaku berada di lokasi jatuhnya pesawat pada saat kejadian.

Rusli melihat insiden jatuhnya pesawat yang ia duga pesawat MH370 tersebut sekira pukul 09.00 WIB.

“Ketika kejadian saya sedang mengangkat bubu bersama tiga lagi awak-awak di laut. Saya berada di dalam rumah bot sebelum dipanggil seorang awak-awak mendakwa ternampak sebuah pesawat dalam keadaan berasap," ujarnya.

Rusli menyebutkan bahwa pesawat tersebut oleng dan kemudian mendarat di laut sebelum akhirnya tenggelam.

“Pesawat berkenaan dalam keadaan ke kiri dan ke kanan, namun tiada bunyi seolah engine-nya mati. Saya melihatnya dengan mata saya sendiri pesawat itu mendarat di laut sebelum tenggelam, ia tidak terhempas,” kata

Ia menuturkan saat itu jarak kapalnya dengan titik pesawat jatuh 1,5 km.

Rusli dan anak buah kapal mencari pesawat tersebut menggunakan alat namun tak berhasil.

Namun ia mencobanya lagi 3 tiga hari kemduian, ia menemukan sebuah objek yang diduga pesawat MH370.

“Ketika itu, tiada sebarang objek yang timbul. Selepas beberapa kali mencari, kami kemudian meninggalkan lokasi kerana perlu menangkap ikan, dan selepas tiga hari, kami kembali. Kali ini kami menemui titiknya selepas ternampak satu imej objek besar dan padu dalam sistem komputer kami.

Atas temuan tersebut, Rusli sempat membuat aduan kepada pihak Konsulat Malaysia di Medan.

“Bagaimanapun, aduan saya itu seolah tidak diendahkan kerana saya tidak mempunyai sebarang bukti berhubung insiden. Tiada untung, tiada rugi kepada saya jika mereka tidak percaya kerana saya tidak membuat apa-apa tuntutan,” katanya.

Tak dijelaskan mengapa Rusli baru berbicara ke publik setelah laporannya tak di tanggapi.

Kali ini, untuk memperkuat pengakuannya, Rusli bahkan berani bersumpah di bawah Alquran.

Data-data yang sempat ia laporkan ke Konsulat Malaysia telah diserahkan Rusli ke pihak CASSA.

CASSA adalah sebuah LSM Malaysia yang bergerak di bidang hukum dan keadilan publik.

 Presiden CASSA, Dr Jacob George, mengatakan, dia akan menyerahkan bukti itu kepada Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad.

Jacob berharap data yang diberikan Rusli dapat segera ditindak lanjuti oleh pihak Kerajaan Malaysia.

Terlebih di titik yang disebutkan Rusli pernah ada kapal dari Yunani yang diperingatkan untuk berhati-hati saat lewat karena ada objek asing.

“Malah, pada 2014, sebuah kapal dari Greece9Yunani) yang sedang belayar di sekitar Lautan Sumatera diberi amaran oleh pihak berkuasa Indonesia supaya berhati-hati kerana terdapat objek terapung tidak jauh dari lokasi pesawat berkenaan terhempas.

Editor: Haidar

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Rusli Secara Khusus Diterbangkan Oleh Sebuah LSM Malaysia Ke Kuala Lumpur"