banner 468x60

Pemprov Bali Tolah Permintaan Pemerintah Timor Leste Mengkarantina 17 Warga Negaranya Yang di Evakuasi dari Cina

banner 160x600
banner 468x60

Kabar21News, -Pemerintah Timor Leste dikabarkan meminta bantuan Bali untuk mengkarantina 17 warga negara mereka yang akan dievakuasi dari China. Permintaan itu langsung ditolak Pemerintah Provinsi Bali.

Kabar permintaan dari Timor Leste itu pertama kali disampaikan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati. Kepala Dinas Kesehatan Bali Ketut Suarjaya menyampaikan, Bali telah resmi menolak permintaan Timor Leste. Penolakan itu secara resmi sudah disampaikan ke Pemerintah Timor Leste.
"Iya sudah dijawab oleh Bapak Gubernur bahwa kita tidak dapat menerima usulan mereka untuk dijadikan tempat karantina," kata Suarjaya saat dihubungi, Selasa (4/2).

Dia menerangkan, penolakan itu karena Indonesia sudah melarang penerbangan dari dan ke China. Ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo saat rapat terbatas.

"Bahwa kita tidak menerima kunjungan wisatawan China mulai hari ini. Kan penerbangan dihentikan dari China. Jadi salah satu poinnya tidak menerima sementara waktu dari penerbangan dari China," ujarnya.
Langkah pencegahan dan antisipasi serius terus dilakukan oleh Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali terhadap penyebaran virus corona baru atau Novel Coronavirus 2019-nCoV).

Seluruh petugas operasional bandar udara kini diwajibkan untuk menggunakan alat pelindung diri (APD) mulai dari kacamata pelindung (goggles) masker N95, sarung tangan, serta cairan pembersih tangan atau hand sanitizer.

"Kami mulai terapkan penggunaan APD kepada petugas operasional selama mereka bertugas di bandar udara sebagai langkah serius pencegahan dan antisipasi penyebaran virus corona. Penggunaan APD ini sudah kami laksanakan secara bertahap sejak tanggal 23 Januari lalu. Untuk masker, kami sudah wajibkan menggunakan masker N95 yang memiliki standar medikal, kata Communication and Legal Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Arie Ahsanurrohim, Senin (4/02).

Dia juga menerangkan, kebutuhan APD yang disediakan sesuaikan dengan jumlah personel. Untuk masker N95 dan sarung tangan disediakan masing-masing sebanyak 3.000 buah dan 2.000 pasang untuk sarung tangan.

Penggunaan APD tersebut mulai diterapkan hari ini hingga waktu yang belum ditentukan. Pihak bandara juga telah berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dengan menempatkan alat pendeteksi suhu tubuh atau thermal scanner di Terminal Kedatangan Internasional.

"Khusus penumpang penerbangan dengan rute dari China juga kami sediakan flow khusus, dan masih kami implementasikan hingga saat ini," lanjutnya.

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Pemprov Bali Tolah Permintaan Pemerintah Timor Leste Mengkarantina 17 Warga Negaranya Yang di Evakuasi dari Cina"