banner 468x60

Nama Asli, Wajah, Dan Identitas, Personel Yang Terlibat Dalam Operasi Atau Kegiatan Khusus, Biasanya Dirahasiakan.

banner 160x600
banner 468x60

KABAR21NEWS, Irak -Presiden AS Donald Trump tak sengaja mengungkapkan informasi rahasia di media sosial dengan menunjukkan wajah anggota tim elite Navy SEAL yang selama ini bertugas di Irak. Trump bersama First Lady Melania Trump dan ajudan senior Gedung Putih senior lainnya melakukan kunjungan mendadak ke Pangkalan Udara Al Asad di Irak pada hari Rabu.

Dikutip dari DailyMail kemarin, selain memberi briefing Trump menyempatkan diri berpose untuk selfie dan menandatangani topi khas kampanye Partai Republik. Kunjungan menyusul kecaman karena Trump tidak juga melakukan kunjungan ke zona pertempuran sejak dilantik dua tahun lalu. Dan setelah kunjungan singkat tadi, tepatnya saat pesawat kepresidenan Air Force One meninggalkan wilayah udara Irak, Trump memosting video pertemuannya dengan pasukan Navy SEAL di akun Twitter-nya.

Berlatar lagu God Bless the USA milik Lee Greenwood yang sering diputar pada masa kampanye klip pendek tersebut memperlihatkan bagaimana Trump dan Melania berpose dengan sejumlah tentara yang tampaknya berasal dari pasukan elite SEAL Team Five. Unit pasukan khusus yang bermarkas di Coronado, California.

Presiden terlihat berjabat tangan dengan sejumlah anggota yang mengenakan perlengkapan perang penuh dan kacamata penglihatan malam khusus. Selama kunjungan ke pangkalan, Trump juga berselfie dengan Komandan Letnan Angkatan Laut AS Kyu Lee. Beberapa saat setelah postingan ramai di timeline, komentar datang dari pejabat Pentagon dan mantan pejabat militer. Kepada Newsweek mereka menyebut informasi mengenai unit mana yang digunakan dalam sebuah misi atau di mana tepatnya mereka bertugas hampir selalu diklasifikasikan rahasia.

Mengungkap informasi seperti itu, terutama ketika pasukan tengah dikerahkan di zona pertempuran aktif, termasuk pelanggaran keamanan operasional. Sejauh ini setiap video yang diunggah ke media sosial tak pernah menunjukkan wajah pasukan. Biasanya wajah mereka diblur agar tidak mengungkapkan identitas.

"Keamanan operasional adalah aspek terpenting dari penyebaran personel," ujar Malcolm Nance, mantan spesialis intelijen Angkatan Laut AS yang memiliki pengalaman di Irak kepada Newsweek. “Nama asli, wajah, dan identitas, personel yang terlibat dalam operasi atau kegiatan khusus, biasanya dirahasiakan di zona pertempuran."

"Saya tidak ingat ada pasukan operasi khusus sebelumnya yang berpose dengan wajah mereka terlihat jelas saat tengah bertugas di zona perang," lanjut pejabat yang sama. Paparan media yang tidak biasa yang melibatkan panglima tertinggi dikhawatirkan memicu booming propaganda. Apalagi jika sampai salah satu personel ini ditahan pihak pemerintah yang berseberangan atau lebih buruk ditangkap kelompok teroris.

Seorang pejabat Departemen Pertahanan menambahkan, bahkan selama operasi khusus untuk delegasi kongres atau presiden dan wakil presiden, wajah mereka tetap diblur sebelum dirilis ke masyarakat. "Saya tidak ingat waktu lain di mana pasukan operasi khusus harus berpose dengan wajah mereka terlihat saat bertugas di zona perang," kata pejabat tersebut. Sementara itu pihak Gedung Putih, Pentagon, dan Komando Perang Khusus Angkatan Laut sendiri belum memberikan komentar.

Editor: Nanang P

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Nama Asli, Wajah, Dan Identitas, Personel Yang Terlibat Dalam Operasi Atau Kegiatan Khusus, Biasanya Dirahasiakan."