banner 468x60

Kumandang Azan Pun Diperdengarkan di Muka Publik New Zealand

banner 160x600
banner 468x60

KABAR21NEWS,  Tragedi penembakan massal yang terjadi pada hari Jumat (15/3) di dua masjid Selandia Baru sangat mengejutkan. Terhitung 50 nyawa melayang akibat aksi teror ini. Insiden itu bahkan sengaja disiarkan live di media sosial oleh si pelaku. Diduga dia sengaja melakukannya untuk menebar ketakutan di kalangan umat muslim.

Meski begitu, warga Selandia Baru justru berama-ramai menunjukkan solidaritas kepada umat muslim di sana. Berbagai aksi pun dilakukan, mulai dari penggalangan dana hingga pemberian ucapan dan karangan bunga. Semua merasa ikut berduka atas insiden tragis itu.

Tak sampai di situ, kumandang azan pun diperdengarkan di muka publik pada hari Senin (18/3). Hal itu diketahui luas setelah sebuah video rekaman azan tersebut diunggah oleh OmarImran melalui Twitter. Bahkan, azan dikumandangkan di tempat umum ini merupakan pertama kalinya dalam sejarah Selandia Baru.

Dalam video itu, terlihat massa lintas agama berkumpul sambil hening sejenak mendengar kumandang azan itu. Dikabarkan kalau azan itu dikumandangkan di Canterbury University, Christchurch.

"Teroris kelahiran Australia mencoba membungkam Islam pada 15 Maret 2019. Hari ini azan dikumandangkan di tempat umum, pertama kali dalam sejarah Selandia Baru. Hari ini 'Kiwi' (sebutan untuk warga Selandia Baru) dan muslim berdiri berdampingan. Maaf untuk si penembak, Anda gagal total," pesan akun OmarImranTweets, pengunggah video itu.

 
عُمر
The Australian born Terrorist tried to Quieten Islam on the 15th of March 2019. Today the Azaan was played in public for the first time in the history of New Zealand. Today Kiwis & Muslim’s stood shoulder to shoulder. Sorry gunman, you failed bad.

Warganet pun ramai-ramai mengomentari unggahan video itu. Umumnya mereka kagum dengan solidaritas lintas agama yang terjadi di Selandia Baru usai insiden penembakan.

"Ini indah sekali," komentar akun sadafs30.

"Ya Tuhan, ini membuatku merinding," balas akun Talha_siddiquy.

Tak lupa, warganet yang mengunggah video ini menulis pesan khusus untuk pelaku terorisme itu.

Editor: Eko Ariyanto

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Kumandang Azan Pun Diperdengarkan di Muka Publik New Zealand"