banner 468x60

Amerika Mengklaim Bahwa Pesawat itu Jatuh di Wilayah Udara Internasional di Selat Hormuz

banner 160x600
banner 468x60

Kabar21News -Televisi pemerintah Iran menyiarkan rekaman drone militer AS yang ditembak jatuh pada Kamis lalu Cuplikan dari puing-puing itu dimaksudkan untuk memperlihatkan pecahan-pecahan dari RQ-4A Global Hawk yang hancur.

Yang dilaporkan terkena rudal darat-ke-udara Iran, dikutip dari Mirror, Minggu (23/6/2019).

Amirali Hajizadeh, kepala angkatan udara Garda Revolusi, mengatakan puing-puing itu adalah bukti bahwa pesawat tak berawak AS telah berada di atas perairan teritorial Iran ketika ditembak jatuh.

Tetapi Washington mengklaim bahwa pesawat itu jatuh di wilayah udara internasional di Selat Hormuz.

Presiden AS Donald Trump mengatakan dia hampir melancarkan serangan balasan terhadap Republik Islam, mengatakan militer telah "dikokang dan dimuat" sebagai antisipasi.

Namun, dia menolak untuk mengotorisasi tindakan setelah diberitahu bahwa 150 orang akan meninggal sebagai akibatnya, katanya.

"Sepuluh menit sebelum pemogokan, saya menghentikannya, tidak sebanding dengan menembak jatuh pesawat tak berawak. Saya tidak terburu-buru, militer kami dibangun kembali, baru, dan siap untuk pergi, sejauh ini yang terbaik di dunia," tweet Trump.

Konfirmasi independen dari lokasi drone ketika diturunkan tidak segera tersedia.

Kehancuran drone memperburuk ketegangan di Teluk di mana enam tanker telah rusak oleh ledakan dalam enam minggu terakhir.

Iran telah membantah tuduhan AS dan Saudi bahwa pihaknya berada di balik serangan kapal tanker itu dan menuduh Washington "penghasut perang".

"AS ingin rezim Iran saat ini datang ke meja perundingan dan menghentikan dukungan mereka untuk terorisme, mengejar rudal balistik, menutup-nutupi program nuklir, dan pelanggaran hak asasi manusia," tweeted Duta Besar AS untuk Jerman RichardGrenell.

Editor: Nugroho Eri

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Amerika Mengklaim Bahwa Pesawat itu Jatuh di Wilayah Udara Internasional di Selat Hormuz"